
Rumah bergaya industrialis sekarang menjadi salah satu rujukan interior rumah yang unik dan berbeda. Interior bergaya Industrial menampilkan material berbahan mentah sehingga Anda akan melihat kesan bangunan yang belum selesai difinishing. Dari interior tersebut akan memicu tampilan unik pada konsepnya.
Gaya industrialis pada awalnya berkembang di eropa dimaksudkan untuk mengubah bangunan-bangunan renta ex pabrik dan perkantoran untuk digunakan kembali menjadi hunian berupa kantor, cafe atau rumah. Tentunya diharapkan kreatifitas yang tinggi untuk mengubah sesuatu yang lama, bodoh menjadi gres dan layak ditempati dengan kriteria estetika dan keamanan bangunan.
Seiring berjalannya waktu ketika ini gaya industrial di Indonesia sering diaplikasikan terutama pada ruang publik. Ruangan komersial ibarat café, co-working space, art space, dan restaurant yang mulai menjamur hampir di seluruh kota besar di Indonesia kerap menggunakan gaya ini.
Ternyata tidak hanya di ruang komersial saja, belakangan ini beberapa orang mulai menerapkan interior industrialis pada bangunan rumah.
Seiring berjalannya waktu, para desain interior mulai mencoba menerapkannya pada rumah tinggal klien mereka. Dengan mengusung tema Industrial, tampilan rumah akan menampilkan gaya rustic vintage tetapi modern.
Dalam aplikasinya konsep industrial tetap dipadukan dengan material bangunan dan furniture kekinian. Hal ini dimaksudkan untuk menawarkan visual yang unfinishing, unik dan rustic tetapi tetap kondusif dan nyaman bagi penghuni rumah.
Konsep industrialis di rumah Anda akan menambah daya tarik bagi Anda, penghuni rumah lainnya, dan tamu dalam menikmati suasana interior rumah. Anda akan semakin betah dan tamu pun akan terkesima alasannya ialah desain ini masih jarang diaplikasikan oleh orang.
Anda ingin mencobanya? Berikut saya lampirkan ulasan wacana huruf utama desain industrialis, dan macam-macam dekorasi serta pola rumah industrial yang sanggup Anda coba.
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mengaplikasikan desain rumah tema Industrial saya lampirkan di paragraf selanjutnya.
Karakter Dekorasi Rumah Industrialis :
1. Dinding Bata Ekspose Atau Polished Concrete (Plester Acian)
Jika melihat pada arsitektur Industrial, tepatnya pada pilihan desain dinding yang sesuai dengan desain industrial. Anda sanggup menentukan dinding unfinished atau dinding bata ekspos.
Kalau Anda ingin membuat desain Industrial modern, buatlah dinding unfinished.
Dinding dengan finishing plester aci. Pada ketika pengacian diberikan treatment hardener supaya hasil simpulan acian terasa licin dan keras. Sebaliknya pada dinding bata ekspos, akan lebih bagus digunakan alasannya ialah akan memunculkan nuansa industrialis vintage pada dinding ruangan yang Anda pilih.
Bila Anda menaruh minat pada dinding bata ekspos, Anda memerlukan watu bata khusus yang mempunyai tingkat presisi yang sangat tinggi. Biasanya watu bata ini mempunyai lubang-lubang pada sisi yang digunakan untuk melekat adukan.
Saya sarankan supaya Anda sebaiknya menentukan salah satu model dinding yang akan dibuat: polished concrete atau dinding bata ekspos. Hindari mengaplikasikan kedua pilihan dalam satu daerah atau ruangan sekaligus alasannya ialah justru membuat suasana malah terlihat ramai.
Membuat dinding plester aci ataupun dinding bata ekspos sanggup Anda aplikasikan ke seluruh bab ruangan rumah Anda atau menjadikannya sebagai aksen interior semata.
Silakan menambahkan hiasan, art work atau aksesoris yang mempunyai nilai seni yang tinggi pada dinding untuk membuatnya tampak lebih menarik.
2. Kombinasi Elemen Logam (Besi) Dan Kayu
Perpaduan antara elemen kayu dan elemen besi sanggup Anda aplikasikan pada konsep Industrial interior. Anda sanggup memasang atau meletakkannya di langit-langit ruangan atau di jendela. Selain di bab bangunan, elemen ini pun sanggup Anda gunakan sebagai furnitur.
Sesempit atau se-minimalis apa pun ruangan Anda, pantasnya Anda mengisinya dengan bermacam-macam furnitur. Memilih furnitur yang tepat akan mempertegas kalau desain ruangan yang Anda usung ialah gaya industrial yang sedang nge-hits.
Untuk caranya, silakan menggunakan prinsip dasar dari desain industrial yang mengedepankan keaslian material. Jika lemari yang akan Anda pilih berbahan dasar kayu, biarkan tampilan (identitas) kayunya tetap terlihat.
Begitu juga dengan kursi yang Anda pilih kalau berbahan besi, Anda harus membiarkan wujud besinya tampak, atau paling jauh menawarkan warna hitam yang identik dengan warna besi.
3. Mempertegas Suasana Dengan Pencahayaan
Menggunakan lampu gantung merupakan pilihan tepat sebagai ciri khas dari konsep Industrial. Lampu jenis ini sering kali dilapisi dengan kap lambu berbahan logam yang menggambarkan kesan lampu renta atau ciri khas dari pabrik-pabrik tua. Desain modern lightingnya menggunakan lampu track yaitu sederet lampu dengan bilah panjang sebagai track/penyatu lampu yang melekat pada langit-langit.
Saya pun menyarankan untuk menggunakan material aluminium, bohlam, beling bergaris, dan jangan lupa untuk membiarkan kabel atau penggantung lampunya menjuntai alami. Sebelum menggantung lampu tersebut, silakan mengukur terlebih dahulu ketinggian ruangan sampai langit-langit.
Beragam bentuk lampu ini sanggup Anda temukan di pasaran. Anda sanggup memasangnya di pintu masuk, ruang makan, atau pun di lorong rumah Anda.
4. Konsep Industrial Interior Dengan Furnitur Daur Ulang
Memilih perangkat mekanis ibarat ubin, pipa besi, bekas drum dan benda lainnya merupakan elemen non struktural yang sering kita jumpai di pabrik tua. Pada desain industrial furniture daur ulang ini akan menawarkan kekhasan yang akan menguatkan konsep awal.
Seperti yang sering saya lihat, Anda sanggup mengkreasikan sendiri perabotan yang diinginkan berasal dari barang-barang bekas yang masih layak untuk digunakan. Pipa besi menjadi rak buku, drum menjadi daerah duduk atau meja dan lain sebagainya.
Imbangi bernafsu dari material dan strukstur yang diekspose dengan lembut dan halusnya permukaan furniture yang dipakai. Jika hal ini dilakukan maka kenyamanan hunian akan tepat dirasakan oleh Anda.
5. Warna Hangat dan Netral sebagai Pembentuk Suasana.
Warna yang banyak digunakan pada desain industrial ialah warna hangat sebagaiamana material yang identik digunakan yaitu abu-abu (beton), hitam (besi dan logam), coklat (kayu), merah terakota (bata ekspos). Kuning bohlam (lighting).
Warna-warna yang digunakan termasuk ke dalam golongan warna hangat. Yang akan membuat suasana keakraban dalam ruang. Dalam masa awal desain industrialis warna ini eksklusif didapatkan dari material yang terekspose. Seperti langit-langit dengan struktur balok terbuka tanpa plafon yang menampilkan warna abu-abu. Dinding bata ekspose dengan warna merah terakotanya dan lantai polished concrete dengan warna abu-abu licinnya.
Anda sanggup mengatur permainan warna lewat perabotan dan furniture yang dipakai. Sekali-kali boleh menggunakan warna kontras sebagai aksen ruangan. Tetapi ketika ini dengan berkembangnya faktor kenyamanan penghuni.
Anda sanggup juga melunakan tampilan bernafsu insdustrialis dengan menghadirkan plafond berwarna putih. Furnitur dengan besi hollow sebagai rangka berwarna hitam dan ganjal kursi dingklik berwarna kontras lainnya sebagai aksen.
Tips Dan Cara Desain Rumah Minimalis Industrial
Saya mempunyai saran yang sanggup Anda aplikasikan untuk membuat rumah Industrial Anda tampak unik dan menawarkan rasa nyaman serta bermanfaat sehari-hari. Jangan merasa khawatir akan pikiran orang kebanyakan yang menganggap jikalau melihat desain rumah Industrial sebagai rumah yang aneh.
Sebaliknya, rumah dengan gaya Industrial akan menawarkan kesan yang keren dan lezat untuk dipandang atau malah berfoto-foto (selfie). Anda tidak perlu membangun rumah baru, cukup dengan mengubah interiornya saja. Berikut tips dan cara desain rumah gaya industrial :
1. Ruang Tamu
-
Penggunaan Material yang Bertekstur Kuat
Menggunakan material yang bertekstur berpengaruh sangat penting bagi dinding rumah. Anda sanggup menggunakan materi dari bebatuan, kayu bekas, kayu kelapa, dan sanggup saja Anda menggunakan watu bata ekspos yang tidak disemen dan dicat.
Menggunakan material tersebut akan memunculkan nuansa “tua dan hangat” di dalam ruangan. Oh iya, jauhi penggunaan keramik pada dinding. Jika ingin memakainya, silakan menentukan batu alam yang teksturnya masih terekspos. Penggunaan keramik malah memunculkan kesan modern dan kurang sesuai dengan gaya industrialis.
2. Ruang Keluarga
-
Pemilihan gaya minimalis
Hingga ketika ini, konsep minimalis masih terkenal dibandingkan dengan gaya klasik yang penuh dengan detail. Minimalis erat kaitannya dengan kesederhanaan, efisiensi ruang, tampak rapi, dan terorganisir. Jika Anda menggunakan konsep ini, maka akan cocok dengan gaya industrialis yang mempunyai kesan alami.
Sesuai dengan konsep dasar dari desain Industrial yang menampilkan suatu benda dengan membiarkannya apa adanya tanpa menutupi material pembentuk benda tersebut. Penonjolan keberadaan material-material ini pun berguna sebagai elemen penghias interior ruangan.
Anda sanggup memadukan banyak sekali jenis material secara serasi demi membentuk nuansa yang indah. Jangan lupa untuk memastikan antara material yang satu dengan material lainnya saling melengkapi dan tidak terlihat saling menonjolkan diri. Biarkan keseluruhan material tampil harmoni mendukung pembentukan suasana yang diinginkan..
3. Kamar Tidur
-
Memilih perabotan bekas
Industrial style kental dengan vintage, oleh alasannya ialah itu Anda sanggup memanfaatkan perabotan bekas untuk hiasan rumah Anda. Anda sanggup menentukan yang terlihat lama supaya tampak bekas pakai. Hal ini tidak duduk masalah asal penempatan dan pemilihan Anda tepat.
Kalau Anda bingung, silakan mencari perabotan di pasar loak yang menjual barang-barang bekas dengan harga yang tak terlalu mahal. Fungsi dari beberapa perabotan yang Anda dapatkan, sanggup Anda ubah supaya sanggup digunakan lebih maksimal. Seperti bekas kerangkeng kipas angin menjadi rumah lampu dan lainnya.
4. Dapur
-
Memilih Warna
Selain perabotan daur ulang, jangan lupa dengan konsep Industrial yang akan kental jikalau menentukan warna-warna logam. Warna seperti hitam, coklat, perak dan abu-abu merupakan warna netral yang cocok untuk menghiasi ruangan Anda dengan gaya Industrial.
Bagaimana, tampak mudahkan desain interior gaya Industrial? Setelah membaca artikel ini, ternyata mengubah tampilan rumah Anda tidak terlalu sulit kan? Maka tak ada salahnya jikalau Anda mulai mempercantik tampilan hunia dengan menerapkan gaya Industrial. Semoga bermanfaat